Skip to content
INOVATIF, PROFESSIONAL DAN BERKEPRIBADIAN
facebook
youtube
instagram
Program Studi Teknik Sipil UMA – Jurusan Teknik Sipil Terbaik di Sumut
Call Support +62 813-9775-1995
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
Jl. PBSI No. 1 Medan Estate
  • HOME
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • VISI & MISI
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL
    • JADWAL AKADEMIK
      • Jadwal Pengisian KRS
      • JADWAL KULIAH
      • Jadwal Seminar & Sidang
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • JADWAL UJIAN
        • JADWAL UTS
        • JADWAL UAS
      • JADWAL SEMESTER ANTARA
      • JADWAL WISUDA
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
    • Road Map
    • Profil Lulusan
  • AKTIVITAS PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • PRESTASI PRODI
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
      • SYARAT DAN KETENTUAN PENERIMA KIP KULIAH
      • BEASISWA BANK INDONESIA (BI)
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERSAUDARA KANDUNG
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERPRESTASI DI SEKOLAH (RANGKING I, II, III)
      • BEASISWA PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK
    • SISTEM INFORMASI
      • DATA MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • AOC
      • ELEARNING
      • APIK
      • OPAC
      • UMAIL
    • PRESTASI MAHASISWA
  • DOSEN
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • DATA DOSEN
    • PRESTASI DOSEN
    • AKTIVITAS DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • TKTD
    • ELEARNING
    • OPAC
    • UMAIL
  • ARSIP
    • Dokumen Prodi
    • PENGUMUMAN
    • SK DOSEN
    • RPS MATA KULIAH
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
  • LABORATORIUM
    • INFO LABORATORIUM
    • APLIKASI LABORATORIUM
  • HUBUNGI KAMI

Sosrobahu Pengertian dan Sejarahnya

Posted on 4 January 202214 March 2022 by admin
0

Teknik Sosrobahu artinya teknik konstruksi yang digunakan terutama buat memutar bahu lengan beton jalan layang dan ditemukan sang Tjokorda Raka Sukawati. menggunakan teknik ini, lengan jalan layang diletakkan sejajar dengan jalan di bawahnya, serta lalu diputar 90° sebagai akibatnya pembangunannya tidak menghambat arus kemudian lintas di jalanan di bawahnya.Sosrobahu Pengertian dan Sejarahnya

Teknik ini diklaim sangat membantu dalam membuat jalan layang pada kota-kota akbar yg kentara memiliki hambatan yakni terbatasnya ruang kota yg diberikan, terutama waktu pengerjaan konstruksi dan kegiatan pembangunan infrastrukturnya tak boleh Mengganggu aktivitas masyarakat kota khususnya arus kemudian-lintas serta tunggangan yg tidak mungkin tidak boleh hanya karena alasan pembangunan jalan.Sosrobahu Pengertian dan Sejarahnya

Sejarah Sosrobahu

di tahun 1980, Jakarta mengalami peningkatan jumlah stagnasi kemudian lintas serta jalan layang menjadi satu-satunya solusi untuk mengatasi konflik ini. keliru satu perusahaan konstruksi yg beroperasi di waktu itu ialah PT Hutama Karya, yg dikontrak untuk menciptakan jalan layang di atas jalan A. Yani, sebuah jalan yang arus lalu lintasnya sangat padat. Selama konstruksi jalan layang pada atasnya, jalan A. Yani ini tidak boleh ditutup karena Bila jalan ini ditutup, akan terjadi kemacetan yang luar biasa di Jakarta. Selain di atas jalan A. Yani, PT Hutama Karya jua dikontrak buat membentuk jalan layang di atas jalur penghubung Cawang-Tanjung Priok yg pula sangat padat arus lalu lintasnya.Sosrobahu Pengertian dan Sejarahnya

masalah yang dihadapi pada ke 2 proyek tadi sama, yaitu “bagaimana cara membentuk jalan layang di atas jalan tanpa menutup akses ke jalan yang sudah terdapat di bawah jalan layang tadi”. waktu itu, belum terdapat metode yang dapat digunakan buat membentuk jalan layang tanpa menutup akses jalan pada bawahnya. ketika itu, hanya tersedia metode konstruksi menara konvensional yg hanya bisa dilakukan dengan menutup akses jalan raya. ke 2 problem inilah yang akhirnya melatarbelakangi lahirnya teknik konstruksi Sosrobahu, sebuah teknik konstruksi temuan insinyur Indonesia yg sangat populer pada global.

Ir. Tjokorda Raka Sukawati yang artinya lulusan teknik sipil ITB artinya pencetus lahirnya teknik Sosrobahu ini. Konsep teknik Sosrobahu lahir sebab beliau terinspirasi ketika dia sedang memperbaiki mobil Mercedesnya. saat dia sedang memperbaiki mobil, ia mengangkat kedua ban depan dengan dongkrak hidrolik, ad interim kedua ban belakangnya tetap bertumpu di lantai. waktu itu, lantai yang menjadi tumpuan ke 2 ban belakang tadi licin karena adanya ceceran oli yang tumpah berasal mobil secara tidak sengaja. Ir. Tjokorda tidak sengaja menyentuh kendaraan beroda empat serta saat kendaraan beroda empat tersentuh, badan kendaraan beroda empat berputar menggunakan sumbu btg bicu hidrolik. peristiwa ini menginspirasi Ir. Tjokorda bahwa pompa hidrolik mampu dipakai buat mengangkat benda berat dan Bila bertumpu pada bagian atas yg licin, benda berat tadi mudah digeser. Ir. Tjokorda terinspirasi untuk menerapkan prinsip ini buat mengangkat serta memindahkan beton fondasi pembangunan jalan layang.

Awalnya Ir. Tjokorda bereksperimen menggunakan menghasilkan silinder berdiameter 20 cm menjadi btg dongkrak hidrolik. btg ini ditindih beton seberat 80 ton. Hasilnya mampu diangkat dan bisa berputar sedikit tetapi tak bisa turun saat dilepas. Ternyata dongkrak tersebut miring posisinya. Hal ini lalu disempurnakan sang Tjokorda. buat membentuk rancangan yg lebih tepat, Tjokorda mengacu di aturan Pascal yang menyatakan “Bila zat cair pada ruang tertutup diberikan tekanan, maka tekanan akan diteruskan ke segala arah”. Zat cair yg digunakan ialah minyak pelumas. Segala perhitungan yang dipergunakan dalam perancangan konsep Tjokorda ini dilakukan menggunakan memakai Rumus Sukawati. Rumus ini dinamai Sukawati sebab Ir. Tjokorda Raka Sukawati yg pertama kali menemukan rumus tadi. Selain merancang perhitungan yang akurat menggunakan Rumus Sukawati, Tjokorda jua berusaha mencari minyak yg paling tepat dipergunakan sebagai fluida pada dongkrak Sosrobahu. Fluida yang dipakai wajib memiliki kekentalan (viskositas) yg sempurna, yaitu fluida yang bisa mengangkat beton yang beratnya ratusan ton dan relatif licin untuk memutar beton tersebut berputar 90°.
sesudah siap dengan Rumus Sukawati serta fluida yg tepat, Tjokorda pun mengerjakan rancangan finalnya, yakni sebuah landasan putar yg dinamai Landasan Putar Bebas hambatan (LPBH). LPBH ini adalah 2 piringan (cakram) besi yg saling menangkup. ke 2 cakram besi mempunyai ketebalan 5 cm serta diameter 80 cm. Meski mungil, cakram besi ini bisa menahan beban sampai 625 ton. Ke dalam raung pada antara kedua piringan tersebut, dipompakan minyak oli yang telah dipengaruhi sebelumnya. selesainya itu, dipergunakan epilog karet buat menyekat rongga pada antara tepian piring besi itu buat menjaga minyak agar tidak terdorong keluar ketika ditekan dengan pompa buat mengangkat beton. penekanan minyak sang pompa akan mengakibatkan cakram bagian atas serta beton fondasi pada atasnya akan terangkat ke atas. Terangkatnya cakram ke atas menyebabkan cakram atas dan cakram bawah terpisah dan mempunyai celah yg terisi minyak di antaranya. menggunakan terjadinya hal ini, cakram atas serta beton yang diangkatnya bisa diputar sebab cakram atas akan licin terhadap cakram bawah. peristiwa licin ini ditimbulkan keberadaan minyak bertekanan pada antara ke 2 cakram. dengan demikian, bahu fondasi yg awalnya dibangun searah menggunakan jalan raya dapat diputar sejauh 90°. Begitulah dasar pemikiran Konsep Sosrobahu. Cakram rancangan Tjokorda ini ditunjukkan pada gambar 1.
software konsep Sosrobahu dibutuhkan buat mengkonstruksi jalan layang di atas suatu jalan tanpa menutup atau menghambat akses kemudian lintas di jalan di bawah jalan layang tersebut. Hal ini bisa dilakukan dengan membangun tiang jalan terlebih dahulu, mirip ditunjukkan pada gambar 1.Sosrobahu Pengertian dan Sejarahnya

Tiang jalan ini dilengkapi dengan kepala tiang yang berbentuk segi enam, menggunakan cakram pemutar berisi minyak di dalamnya. sesudah tiang yg dilengkapi ketua dan cakram pemutar terpasang, konstruksi beton jalanan wajib dilakukan dalam arah yang searah dengan jalur lalu lintas. karena konstruksi beton jalanan dilakukan menggunakan menempatkan penyanggah-penyanggah besi akbar pada bawahnya, Bila konstruksi beton diposisikan tegak lurus terhadap arah jalur lalu lintas, penyanggah besi pada bawahnya akan menyumbat jalur kemudian lintas. insiden ini diilustrasikan mirip di gambar dua (garis putus-putus membagikan arah jalur lalu lintas).
sementara itu, Jika konstruksi beton diposisikan sejajar arah lalu lints, penyanggah besi tidak akan menutupi jalur lalu lintas, mirip diilustrasikan pada gambar 4 (garis putus-putus membagikan arah jalur lalu lintas).
oleh karena itulah, Tjokorda merancang konsep Sosrobahu. menggunakan konsep ini, dia dapat menciptakan fondasi jalan layang tanpa menutup/Mengganggu arus kemudian lintas. menggunakan cakram yang ditemukannya, masalah dapat diatasi. Sosrobahu diawali dengan pemasangan tiang jalan yg dilengkapi cakram. kemudian, di atas tiang jalan, dikonstruksi beton pada arah sejajar arus kemudian lintas. selesainya terselesaikan, beton yg arahnya sejajar arus lalu lintas diputar sejauh 90° dengan memakai cakram pemutar. selesainya diputar, maka fondasi jalan layang siap buat dipasangi dengan pelat-pelat jalan layang akan membentuk jalan layang primer.
Temuan Tjokorda ini menggentarkan dunia. Temuannya ini digunakan insinyur Amerika serikat dalam menciptakan jembatan di Seattle. dalam melakukan perhitungan, insinyur Amerika perkumpulan bahkan mematuhi Rumus Sukawati yang dirumuskan Tjokorda. Atas penemuan teknologi Sosrobahu ini, Tjokorda menerima sejumlah hak paten berasal banyak sekali negara, yaitu asal pemerintah Jepang, Malaysia, Filipina, serta Singapura. Teknik Sosrobahu pula dipergunakan pada pembangunan jalan layang terpanjang pada Metro Manila, pembangunan 298 tiang jalan di Filipina, pembangunan 135 tiang jalan pada Kuala Lumpur. Teknologi ini juga sangat menarik bagi Korea Selatan yg terus bersikeras ingin membeli patennya. Teknologi Sosrobahu yang sangat aplikatif, teruji teknis, ekonomis, serta efisien ini memang sangat luar biasa sebagai akibatnya banyak negara yang memakainya. saat teknologi Sosrobahu digunakan pada Filipina, Presiden Filipina berujar, “Inilah temuan Indonesia, sekaligus butir ciptaan putra ASEAN”. sungguh membanggakan.

Related Article :
Pemecah Gelombang Air Atau Breakwater

View this post on Instagram

Shared post on Time

BERITA
Lailan Sabrina, S.T. Raih Predikat Wisudawan Terbaik Teknik Sipil Universitas Medan Area
  Program Studi...
Hampir Separuh Mahasiswa Teknik Sipil UMA Angkatan 2022 Lulus dalam 3,5 Tahun, Bukti Budaya Akademik yang Semakin Unggul
Medan, 20 Juni...
Mahasiswa Teknik Sipil UMA Raih Medali Perunggu pada KSATRIA NUSANTARA SERIES Championships 2026
Program Studi Teknik...

Kaitan UMA

Lokasi Fakultas Teknik UMA

KAMPUS I :

Jalan Kolam No. 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168, 7366878, 7364348
Fax : (061) 7368012
Call Center : 0811-6013-888

KAMPUS II :

Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
Telepon : (061) 8225602, 8201994
FAX : (061) 8226331
Call Center : 0811-6013-888

Silahkan kunjungi juga website Prodi :  
  • Teknik Elektro : elektro.uma.ac.id
  • Teknik Mesin : mesin.uma.ac.id
  • Teknik Arsitektur : arsitektur.uma.ac.id
  • Teknik Industri : industri.uma.ac.id
  • Teknik Informatika : informatika.uma.ac.id
 
Copyright © 2016 - 2026 PDAI - Universitas Medan Area