Skip to content
INOVATIF, PROFESSIONAL DAN BERKEPRIBADIAN
facebook
youtube
instagram
Program Studi Teknik Sipil UMA – Jurusan Teknik Sipil Terbaik di Sumut
Call Support +62 813-9775-1995
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
Jl. PBSI No. 1 Medan Estate
  • HOME
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • VISI & MISI
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL
    • JADWAL AKADEMIK
      • Jadwal Pengisian KRS
      • JADWAL KULIAH
      • Jadwal Seminar & Sidang
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • JADWAL UJIAN
        • JADWAL UTS
        • JADWAL UAS
      • JADWAL SEMESTER ANTARA
      • JADWAL WISUDA
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
    • Road Map
    • Profil Lulusan
  • AKTIVITAS PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • PRESTASI PRODI
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
      • SYARAT DAN KETENTUAN PENERIMA KIP KULIAH
      • BEASISWA BANK INDONESIA (BI)
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERSAUDARA KANDUNG
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERPRESTASI DI SEKOLAH (RANGKING I, II, III)
      • BEASISWA PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK
    • SISTEM INFORMASI
      • DATA MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • AOC
      • ELEARNING
      • APIK
      • OPAC
      • UMAIL
    • PRESTASI MAHASISWA
  • DOSEN
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • DATA DOSEN
    • PRESTASI DOSEN
    • AKTIVITAS DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • TKTD
    • ELEARNING
    • OPAC
    • UMAIL
  • ARSIP
    • Dokumen Prodi
    • PENGUMUMAN
    • SK DOSEN
    • RPS MATA KULIAH
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
  • LABORATORIUM
    • INFO LABORATORIUM
    • APLIKASI LABORATORIUM
  • HUBUNGI KAMI

Jalan Beton Serta Tulangannya

Posted on 25 November 202224 December 2025 by admin
0

Kelihatannya telah sebagai pemahaman umum , sebagaimana tak jarang didengar bahwa yg namanya konstruksi yang menggunakan material beton merupakan identik sama menggunakan struktur beton bertulang. Bahkan mahasiswa teknik sipilpun juga sering terkecoh ihwal hal tadi. Maklum, dalam kuliah struktur beton selalu diungkapkan bahwa beton hanya bertenaga terhadap gaya tekan dan tidak bertenaga terhadap tarik. oleh sebab itu agar bisa bekerja menjadi suatu balok dan kuat memikul lentur maka wajib dipasang tulangan baja sebagai konsekuensinya.Jalan Beton Serta Tulangannya

Itu sahih, sebab yang dibahas pada kuliah struktur beton merupakan material beton menjadi komponen untuk struktur balok, struktur kolom atau slab (pondasi). Itu adalah materi struktur beton I dan II di UPH, adapun struktur beton III adalah beton prategang.

di mata kuliah struktur beton di UPH yang dipegang oleh Prof. Harianto Hardjasaputra bersama aku , maka pada silabusnya tidak diajarkan wacana materi jalan beton. Padahal seperti diketahui bahwa jalan beton sekarang relatif cukup populer digunakan pada jalan-jalan di ibukota maupun di wilayah-wilayah. Maklum, kesannya jalan beton tersebut lebih bertenaga, awet serta bebas perawatan.

Alasan terakhir, yaitu bebas perawatan. Alasan itulah yg rasa-rasanya sebagai magnet mengapa jalan tipe tadi menjadi poly dipilih akhir-akhir ini. Padahal sebenarnya Bila tipe jalan yang terdahulu, yaitu jalan aspal dibangun dengan baik, dilengkapai saluran drainasi yang mencukupi serta sebagainya , maka diyakini akan sama juga kekuatannya pada memikul beban lalulintas yg ada, bahkan lebih enak (halus) dibanding jalan beton yg kadang Bila pembuatannya berasal-asalan maka akan sangat terasa adanya siar-siar dilatasi di antaranya.Jalan Beton Serta Tulangannya

Pemahaman ihwal jalan beton terlihat belum dikenal luas, maklum mirip alasan pada atas, pada kuliah Struktur Beton yg memiliki 7 SKS itupun, materi tadi tidak dimasukkan di silabusnya (itu pada UPH lho, mungkin saja pada kawasan lain diberikan). Mungkin saja materi jalan beton sudah diberikan di mata kuliah Perkerasan Jalan, tetapi mestinya fokusnya di jalan serta bukan struktur betonnya. sang sebab itu sangat lumrah Jika ada pernyataan mirip ini keluar dari pejabat yang tidak memahaminya.

Pernyataan anggota dewan yang pernah berprofesi menjadi kontraktor itu Jika didengar sang sahabat-sahabat dengan latar belakang pengetahuan sebagaimana diungkapkan pada atas, pastilah akan di-amini. Apalagi awam yang mendengarnya. Akhirnya yang terjadi di rakyat ialah opini bahwa kesalahan desain atau pelaksanaanlah yg mengakibatkan amblesnya jalan R.E Mardinata tadi.

Mungkin pendapat anggota dewan itu bisa benar, namun kalau melihat argumentasi yg mendukung pernyataannya bahwa “tidak terlihat adanya ikatan besi yg menjadi tulang asal jalan beton“. Maka rasa-cita rasanya pernyataannya itu masih terlalu dini, pernyataan itu terjadi karena latar belakang pemikirannya adalah struktur beton bertulang gedung tinggi dan bukannya jalan beton. Bagaimanapun cara kerja keduanya ialah tak sama, meskipun memakai bahan yg sama, yaitu beton.

buat itulah maka rasa-cita rasanya artikel tentang jalan beton serta tipe jalan yang lain perlu diungkapkan supaya kita bersama mampu belajar sebagai akibatnya mampu memberi pernyataan yg baik dan sahih serta tidak membingungkan warga umum .

Hal yang krusial perlu dipahami, bahwa cara kerja struktur jalan beton artinya tidak sama dengan cara kerja konstruksi slab beton bertulang yg dipergunakan pada bangunan gedung. Meskipun sama-sama memakai material beton, sebagai akibatnya umum yang melihatnya sepintas tidak terdapat perbedaan, tetapi tidak berarti bahwa cara desain maupun pelaksanaannya akan sama pula.

pada perkerasan jalan dikenal dua macam konstruksi, yaitu [1] fleksibel pavement (aspal) serta [2] rigid pavement (beton). Pavement pada sini ialah bagian asal konstruksi jalan yg eksklusif menerima beban kendaraan pada atasnya, atau tepatnya lapisan permukaan. Jika demikian berarti terdapat yang namanya lapisan pada serta lainnya, pada hal ini ialah tanah atau batuan dibawahnya.Jalan Beton Serta Tulangannya

menggunakan cara berpikir seperti itu, maka sebenarnya perkerasan jalan dengan aspal (fleksibel pavement) mempunyai kekuatan yg sama dibanding perkerasan jalan menggunakan beton, khususnya buat memikul roda tunggangan yang berjalan. bila buat kendaraan yg berhenti (parkir) atau di wilayah yang sering terjadi pengereman mirip pada pintu tol maka rigid pavement akan lebih baik.

Konsep yang kombinasi mempunyai crack yg cukup sedikit, meskipun dalam hal ini asal segi hemat belum tentu diperoleh penghematan yg signifikan. tetapi yg jelas dengan segment yang lebih panjang mestinya lebih nyaman, jua Jika ada kerusakan base-course dibawahnya maka terdapat segment mengakibatkan perbaikannya relatif lebih mudah.Jalan Beton Serta Tulangannya

Baca Juga :
Definition and Definition of Work Volume

View this post on Instagram

Shared post on Time

BERITA
Rektor Universitas Medan Area Buka PMDK Periode 1 Tahun 2026, Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja Digital
Universitas Medan Area...
Wisuda Periode I Tahun 2026: Rektor UMA Tekankan Lulusan Harus Mampu Hadapi Perubahan di Era Transformasi Digital
Universitas Medan Area...
Mahasiswa Teknik Sipil UMA Laksanakan Field Trip ke Bendung Sei Ular
  Medan, 29...

Kaitan UMA

Lokasi Fakultas Teknik UMA

KAMPUS I :

Jalan Kolam No. 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168, 7366878, 7364348
Fax : (061) 7368012
Call Center : 0811-6013-888

KAMPUS II :

Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
Telepon : (061) 8225602, 8201994
FAX : (061) 8226331
Call Center : 0811-6013-888

Silahkan kunjungi juga website Prodi :  
  • Teknik Elektro : elektro.uma.ac.id
  • Teknik Mesin : mesin.uma.ac.id
  • Teknik Arsitektur : arsitektur.uma.ac.id
  • Teknik Industri : industri.uma.ac.id
  • Teknik Informatika : informatika.uma.ac.id
 
Copyright © 2016 - 2026 PDAI - Universitas Medan Area