Ingin menghemat biaya pembangunan atau renovasi rumah? Yuk belajar cara pasang keramik lantai sendiri dengan mudah tanpa perlu bantuan tukang! Biaya yang kamu butuhkan untuk membangun atau merenovasi rumah bisa ditekan dengan cara melakukan beberapa tahapan pengerjaan sendiri, contohnya bagian lantai. Kamu bisa menghemat banyak biaya sewa tukang bangunan dengan menyimak cara memasang keramik lantai ini.Cara Pasang Keramik Lantai
Teknik Pemasangan Keramik
Sebelum mempelajari cara memasang keramik yang benar dan mudah. Sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis teknik pemasangan yang sudah banyak dikenal. Secara umum ada tiga jenis teknik yang biasa digunakan.Cara Pasang Keramik Lantai
Teknik Open Joint
Kamu ingin memasang keramik dengan jarak nat lebih dari 3 milimeter? Maka teknik ini adalah pilihan yang tepat. Open Joint bertujuan untuk mengantisipasi pemuaian yang terjadi pada keramik, sehingga dibuatlah jarak yang renggang ketika kita memasangnya.Cara Pasang Keramik Lantai
Teknik Closed Joint
Berlawanan dengan Open Joint, Teknik Closed Joint digunakan untuk memasang keramik dengan nat lebih kecil dari 3 mm. Jarak yang kecil ini digunakan untuk memasang jika memakai keramik dengan porositas rendah.
Expansion Joint
Expansion Joint yaitu teknik pemasangan keramik dengan nat tidak seluruhnya diisi semen, melainkan juga diisi bahan seperti karet dan stereofoam yang berfungsi mengantisipasi saat terjadi pergeseran struktur. Antisipasi ini dilakukan agar mencegah terjadinya “lantai meledak” pada rumah kamu.Cara Pasang Keramik Lantai
Cara pasang keramik lantai di rumah
Memasang keramik lantai bisa kamu lakukan sendiri dengan mudah tanpa memerlukan bantuan tukang bangunan.
Proses pengerjaannya tidaklah terlalu sulit atau membutuhkan keahlian khusus, asalkan kamu paham langkah demi langkahnya.
Persiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan
Tahap pertama dalam rangkaian cara memasang keramik tentu dimulai dengan memilih keramik yang akan digunakan. Belilah keramik dengan ukuran dan motif yang kamu suka di toko bangunan terdekat atau melalui lapak online.
Nah, cara memasang keramik yang benar tentu memerlukan keramik 10 persen lebih banyak dari yang diperlukan untuk berjaga-jaga apabila kamu membutuhkan keramik lagi untuk lantai yang tidak seukuran.
Cara memasang keramik yang akan Kania bagikan tentu memerlukan material khusus. Jangan lupa untuk membeli perlengkapan dan material lainnya, yaitu semen khusus keramik, papan applicator, dan nat keramik. Pula, tanyakan pada pegawai toko apakah menjual tile spacer. Siapkan meteran, benang yang cukup tebal, dan pensil.
Ukur luas lantai ruangan
Tahap selanjutnya dalam cara memasang keramik ini dimulai dengan mengukur lantai ruangan dengan meteran. Tarik meteran dari dinding yang satu ke yang lainnya, baik atas bawah maupun kiri kanan. Beri tanda dan pastikan mereka akan bertemu pada satu titik di tengah ruangan. Kemudian, tempelkan benang mengikuti garis meteran dan gunting benang tersebut.
Benang penting dalam rangkaian cara memasang keramik ini sebagai garis acuan saat proses instalasi dimulai. Sekarang, lantaimu terbagi dalam empat area dengan jarak yang sama.
Coba pasang keramik tanpa semen
Sebelum menempelkan keramik, cobalah atur letaknya pada lantai dahulu. Lanjutkan rangkaian cara memasang keramik dari bagian tengah pertemuan benang tadi dan gunakan tile spacer untuk memberi jarak antar keramik. Cara memasang keramik yang benar tidak akan bisa dilakukan tanpa mengetahui apakah ada bagian lantai yang tidak bisa diaplikasikan keramik secara penuh.
Rendam keramik
Tahap penting dalam rangkaian cara memasang keramik ini mengharuskan keramik untuk direndam dalam wadah berisi air beberapa saat hingga pori-pori keramik menyerap air. Selain untuk membuat keramik menjadi lebih lentur, air akan membantu mencegah keramik mudah lepas saat diaplikasikan ke lantai nantinya.
Mulai memasang keramik
Aplikasikan semen pada lantai di mana kamu akan menempel keramik. Cara memasang keramik yang baik adalah dengan memulai aplikasi dari satu area lantai dahulu. Pastikan semen telah dicampur dengan air dan bebas dari kerikil. Gunakan papan applicator untuk melaksanakan cara memasang keramik ini dan oleskan semen di lantai secara tipis. Jangan lupa pakai sarung tangan agar tangan kamu tidak kotor.
Tempel keramik, lalu tekan. Saat sebaris keramik sudah tertempel, gunakan papan apapun dengan permukaan rata untuk menekan keramik. Cara memasang keramik ini harus dilakukan agar keramik terpasang dengan ketinggian yang sama.
Lakukan rangkaian cara memasang keramik ini ke empat area yang sudah terbagi. Selipkan tile spacer untuk memberi jarak antar keramik. Jika terdapat area yang tidak dapat terisi penuh dengan keramik, gunakan alat pemotong keramik untuk mendapatkan kepingan keramik yang sesuai dengan area tersebut, lalu tempelkan.
Oleskan nat keramik
Diamkan keramik yang sudah ditempel hingga kering. Cara memasang keramik selanjutnya adalah mengoleskan nat keramik yang sudah dicampur air. Nat keramik ini berguna dalam cara memasang keramik untuk mengisi sela-sela jarak antar keramik. Gunakan applicator datar untuk mengoleskan nat dan pastikan semua sela-sela terisi penuh.
Penting dalam cara memasang keramik ini untuk mendiamkan nat selama 5-15 menit dan bersihkan dengan spons. Hati-hati dalam menggunakan spons untuk membersihkan area lain, pastikan tidak ada tetesan air dari spons karena dapat membahayakan kinerja nat, apalagi kalau yang kamu pasangkan adalah keramik kamar mandi yang areanya cenderung basah.
Voila! Selesai sudah rangkaian cara memasang keramik ini. Lantai keramik yang indah pun sudah terpasang rapi. Sekedar saran, sebelum kamu memberi nat, pastikan bahwa tidak ada keramik yang terlepas atau terdapat rongga udara. Cara memasang keramik ini juga bisa kamu aplikasikan walaupun kamu menggunakan keramik berbagai pola yang berbeda.
Agar tidak terkesan seperti pekerjaan rumah, lakukan rangkaian cara memasang keramik ini bersama anggota keluarga lainnya.
Baca Juga :
Pengertian dan Definisi Volume Pekerjaan