Skip to content
INOVATIF, PROFESSIONAL DAN BERKEPRIBADIAN
facebook
youtube
instagram
Program Studi Teknik Sipil UMA – Jurusan Teknik Sipil Terbaik di Sumut
Call Support +62 813-9775-1995
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
Jl. PBSI No. 1 Medan Estate
  • HOME
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • VISI & MISI
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL
    • JADWAL AKADEMIK
      • Jadwal Pengisian KRS
      • JADWAL KULIAH
      • Jadwal Seminar & Sidang
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • JADWAL UJIAN
        • JADWAL UTS
        • JADWAL UAS
      • JADWAL SEMESTER ANTARA
      • JADWAL WISUDA
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
    • Road Map
    • Profil Lulusan
  • AKTIVITAS PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • PRESTASI PRODI
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
      • SYARAT DAN KETENTUAN PENERIMA KIP KULIAH
      • BEASISWA BANK INDONESIA (BI)
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERSAUDARA KANDUNG
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERPRESTASI DI SEKOLAH (RANGKING I, II, III)
      • BEASISWA PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK
    • SISTEM INFORMASI
      • DATA MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • AOC
      • ELEARNING
      • APIK
      • OPAC
      • UMAIL
    • PRESTASI MAHASISWA
  • DOSEN
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • DATA DOSEN
    • PRESTASI DOSEN
    • AKTIVITAS DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • TKTD
    • ELEARNING
    • OPAC
    • UMAIL
  • ARSIP
    • Dokumen Prodi
    • PENGUMUMAN
    • SK DOSEN
    • RPS MATA KULIAH
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
  • LABORATORIUM
    • INFO LABORATORIUM
    • APLIKASI LABORATORIUM
  • HUBUNGI KAMI

Cara Menghitung Momen Inersia Penampang Bersusun

Posted on 3 May 202231 December 2024 by admin
0

Tidak jarang kita temui penempang struktur baja yang terdiri dari lebih dari satu penampang tunggal, misalnya, double siku (2L), double channel (2U), bahkan ada yang sampai 4 siku. Penampang bersusun ini kadang dianalisis sebagai satu penampang utuh, bukan penampang yang berdiri sendiri. Sehingga, dalam analisis maupun desainnya, parameter penampangnya pun harus parameter gabungan.Cara Menghitung Momen Inersia

Misalnya, luas penampangnya adalah jumlah dari seluruh luas penampang yang ada dalam penampang bersusun tersebut. Tentu ngga masalah bukan? Tapi, parameter lain seperti momen inersia tentu ngga bisa dijumlahin begitu saja.

Masih ingat artikel yang satu ini? Nah, dasar-dasar perhitungan momen inersia sudah pernah kami bahas berabad-abad yang lalu. Sekarang mari kita coba pada kasus yang sering ditemui di kehidupan nyata (baca: proyek)Cara Menghitung Momen Inersia

Penampang Doule Siku

Sebenarnya jarang sih penampang double siku dihitung momen inersianya, soalnya ngga ada gunanya. Momen inersia itu kan ada kaitannya dengan elemen lentur. Sementara profil double siku sangat jarang digunakan sebagai elemen lentur, makanya momen inersianya jarang dihitung.

Walopun demikian, untuk latihan awal, kita coba dari penampang double siku dulu.

image

Berdasarkan tabel baja, kita bisa lihat properti penampang untuk L100x100x10, sbb:Cara Menghitung Momen Inersia

Luas penampang, A_0 = 19 \text{cm}^2

Momen inersia, Ix_0 = Iy_0 = 175 \text{cm}^4

Titik berat penampang, Cx = Cy = 2.71 \text{cm}

Sekarang, tugas kita adalah bagaimana cara menghitung momen inersia penampang gabungan di atas, baik itu momen inersia Ix dan Iy.

  1. Hitung luas penampang gabungan.
    \begin{array}{rl} A &= 2A_0 \\ \\ &= 38 \text{cm}^2 \end{array}
  2. Hitung titik berat penampang gabungan.
    Lihat gambar di atas,
    x` = 100 + 8/2 = 104 mm = 10.4 cm
    Sementara untuk sumbu y, karena masing-masing elemen siku L100x100x10 posisi titik berat Cy-nya berjarak sama dari sumbu dasar, maka titik berat gabungannya juga akan sama.
    y` = Cy = 2.71 cm.Ada rumus umum mencari titik berat gabungan penampang.
    x` = \dfrac{\Sigma A_ix_i}{\Sigma A_i}
    Berlaku juga untuk sumbu y.
  3. Hitung momen inersia Ix gabungan dengan persamaan:Cara Menghitung Momen Inersia
    Ix = \Sigma Ix_0 + \Sigma Adx^2
    dimana dx  adalah jarak titik berat masing-masing penampang tunggal ke titik berat penampang gabungan.Untuk kasus di atas, dx = Cx + 8/2 = 3.11 \text{cm} Sehingga,
    \displaystyle Ix = \big( 2 \times 175 \big) + \big( 2 \times 19 \times 3.11^2 \big)
    Ix = 717.53 \text{cm}^4
  4. Untuk sumbu y,
    Iy = \Sigma Iy_0 + \Sigma Ady^2
    dimana dy = 0  karena titik berat sumbunya berimpit.Cara Menghitung Momen Inersia
    Sehingga,
    Iy = 2 \times 175 = 350 \text{cm}^4 .

Baca Juga :
Pengertian dan Definisi Volume Pekerjaan

View this post on Instagram

Shared post on Time

BERITA
Hampir Separuh Mahasiswa Teknik Sipil UMA Angkatan 2022 Lulus dalam 3,5 Tahun, Bukti Budaya Akademik yang Semakin Unggul
Medan, 20 Juni...
Mahasiswa Teknik Sipil UMA Raih Medali Perunggu pada KSATRIA NUSANTARA SERIES Championships 2026
Program Studi Teknik...
Selamat dan Sukses Mahasiswa Teknik Sipil UMA Lolos Magang ke Jepang
Selamat dan Sukses...

Kaitan UMA

Lokasi Fakultas Teknik UMA

KAMPUS I :

Jalan Kolam No. 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168, 7366878, 7364348
Fax : (061) 7368012
Call Center : 0811-6013-888

KAMPUS II :

Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
Telepon : (061) 8225602, 8201994
FAX : (061) 8226331
Call Center : 0811-6013-888

Silahkan kunjungi juga website Prodi :  
  • Teknik Elektro : elektro.uma.ac.id
  • Teknik Mesin : mesin.uma.ac.id
  • Teknik Arsitektur : arsitektur.uma.ac.id
  • Teknik Industri : industri.uma.ac.id
  • Teknik Informatika : informatika.uma.ac.id
 
Copyright © 2016 - 2026 PDAI - Universitas Medan Area