Skip to content
INOVATIF, PROFESSIONAL DAN BERKEPRIBADIAN
facebook
youtube
instagram
Program Studi Teknik Sipil UMA – Jurusan Teknik Sipil Terbaik di Sumut
Call Support +62 813-9775-1995
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
Jl. PBSI No. 1 Medan Estate
  • HOME
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • VISI & MISI
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL
    • JADWAL AKADEMIK
      • Jadwal Pengisian KRS
      • JADWAL KULIAH
      • Jadwal Seminar & Sidang
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • JADWAL UJIAN
        • JADWAL UTS
        • JADWAL UAS
      • JADWAL SEMESTER ANTARA
      • JADWAL WISUDA
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
    • Road Map
    • Profil Lulusan
  • AKTIVITAS PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • PRESTASI PRODI
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
      • SYARAT DAN KETENTUAN PENERIMA KIP KULIAH
      • BEASISWA BANK INDONESIA (BI)
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERSAUDARA KANDUNG
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERPRESTASI DI SEKOLAH (RANGKING I, II, III)
      • BEASISWA PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK
    • SISTEM INFORMASI
      • DATA MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • AOC
      • ELEARNING
      • APIK
      • OPAC
      • UMAIL
    • PRESTASI MAHASISWA
  • DOSEN
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • DATA DOSEN
    • PRESTASI DOSEN
    • AKTIVITAS DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • TKTD
    • ELEARNING
    • OPAC
    • UMAIL
  • ARSIP
    • Dokumen Prodi
    • PENGUMUMAN
    • SK DOSEN
    • RPS MATA KULIAH
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
  • LABORATORIUM
    • INFO LABORATORIUM
    • APLIKASI LABORATORIUM
  • HUBUNGI KAMI

Jenis Struktur Bangunan yang Perlu diketahui

Posted on 13 December 20228 December 2023 by admin
0

Dari rumah hingga gedung bertingkat, gedung besar dan kecil membutuhkan struktur bangunan yang baik sebelum dapat dibangun. Pada artikel ini, Anda akan belajar tentang dua jenis struktur bangunan yang perlu Anda ketahui. Namun perlu diketahui terlebih dahulu seperti apa struktur bangunan tersebut?Jenis Struktur Bangunan yang Perlu diketahui

Struktur adalah fondasi yang sangat penting yang dimaksudkan untuk menjadi dasar konstruksi sebuah bangunan. Dimulai dari sebuah pondasi, sloof, dinding, kolom, ring, kuda-kuda, hingga atap. Istilah “struktur” mengacu pada  yang dirancang atau dibangun dari berbagai bagian yang saling berhubungan di lokasi tetap di  tanah.

Struktur  bangunan terdiri dari dua jenis utama yaitu Struktur Atas Bangunan (Upper Structure), dan Struktur Bawah Bangunan (Lower Structure).Jenis Struktur Bangunan yang Perlu diketahui

 

Struktur Atas Bangunan ( Upper Structure)Jenis Struktur Bangunan yang Perlu diketahui

Struktur atas suatu gedung adalah seluruh bagian struktur gedung yang berada di atas muka tanah (SNI 2002). Struktur atas ini terdiri atas kolom, pelat, balok,dinding geser dan tangga, yang masing-masing mempunyai peran yang sangat penting. Di dalam struktur atas kita dapat menemukan beberapa bagian yaitu kolom, balok, plat lantai, dan atap.

  1. Kolom

Kolom merupakan suatu elemen struktur tekan yang memegang peranan penting dari suatu bangunan, sehingga keruntuhan pada suatu kolom merupakan lokasi kritis yang dapat menyebabkan runtuhnya (collapse) lantai yang bersangkutan dan juga runtuh total (total collapse) seluruh struktur (Sudarmoko, 1996). Fungsi kolom adalah sebagai penerus beban seluruh bangunan ke pondasi.

  1. Balok

Balok juga merupakan salah satu pekerjaan beton bertulang. Balok merupakan bagian struktur yang digunakan sebagai dudukan lantai dan pengikat kolom lantai atas.Fungsinya adalah sebagai rangka penguat horizontal.

  1. Plat Lantai

Plat lantai adalah lantai yang tidak terletak di atas tanah langsung, jadi merupakan lantai tingkat. Plat lantai ini didukung oleh balok-balok yang bertumpu pada kolom-kolom bangunan.

 

Struktur Bawah Bangunan ( Lower Structure)

Struktur bawah suatu gedung adalah seluruh bagian struktur gedung yang berada di bawah muka tanah. Struktur bawah ini terdiri atas pondasi (pancang, bore pile, telapak, dll), galian tanah, pile cap dan sloof, raft foundation (jika ada), dinding penahan tanah / retaining wall, waterproofing (umumnya waterproofing membrane atau integral), urug tanah kembali dan pemadatan tanah yang masing-masing mempunyai peran yang sangat penting.

  1. Pondasi

Pondasi merupakan bagian yang akan menopang keseluruhan bagian atasnya, ia juga berhubungan langsung dengan tanah. Syarat bagi sebuah pondasi yang ideal adalah yang cukup kuat menahan muatan geser akibat muatan tegak ke bawah, yang menyesuaikan pergerakan tanah yang tidak stabil (tanah gerak), tahan terhadap pengaruh perubahan cuaca dan tahan terhadap pengaruh bahan kimia. Pondasi harus diperhitungkan untuk dapat menjamin kestabilan bangunan terhadap beratnya sendiri, beban – beban bangunan (beban isi bangunan), gaya-gaya luar seperti: tekanan angin,gempa bumi, dan lain-lain. Disamping itu, tidak boleh terjadi penurunan level melebihi batas yang diijinkan. Pondasi terbagi menjadi tiga yaitu dangkal, sumuran, dan pondasi dalam.Jenis Struktur Bangunan yang Perlu diketahui

 

  1. Galian Tanah

Galian tanah untuk pondasi adalah galian yang harus diperhitungkan dengan baik ukuran, lebar dan kedalamannya sesuai dengan peil dan instruksi yang dicantumkan oleh arstiteknya. Semua bekas-bekas pondasi bangunan lama dan akar-akar pohon yang terdapat pada bagian pondasi yang akan dilaksanakan harus dibongkar dan dibuang. Bekas-bekas pipa saluran yang tidak dipakai harus disumbat. Apabila pada lokasi yang akan dijadikan bangunan terdapat pipa air, pipa gas, pipa-pipa pembuangan, kabel-kabel listrik, telepon dan sebagainya yang masih dipergunakan, maka secepatnya diberitahukan kepada Konsultan Manajemen Konstruksi atau instansi yang berwenang untuk mendapatkan petunjuk-petunjuk seperlunya. Pelaksana Pekerjaan/ Kontraktor juga memiliki bertanggung jawab penuh atas segala kerusakan-kerusakan sebagai akibat dari pekerjaan galian tersebut.

  1. Konstruksi Basement

Konstruksi basement merupakan solusi yang ekonomis guna mengatasi keterbatasan lahan dalam pembangunan gedung. Biasanya dalam sebuah gedung basement dijadikan lahan parkir. Pemilihan metode galian disesuaikan dengan perencanaan bangunan dan kondisi di lapangan. Pada metode galian basement banyak faktor yang perlu diperhatikan antara lain: jenis tanah, kondisi proyek, muka air tanah, besar tekanan tanah yang bekerja, waktu pelaksanaan, analisa biaya dan sebagainya.

Baca Juga :
Analisis Risiko Kegagalan Bendungan Paselloreng Dengan Metode Pohon Kejadian (Event Tree)

View this post on Instagram

Shared post on Time

BERITA
Rektor UMA Menerima Kunjungan Silaturahmi dari BSI Tbk Iskandar Muda Medan
Rektor Universitas Medan...
LANGKAH AWAL MENUJU GLOBAL: MAHASISWA TEKNIK SIPIL UMA IKUTI INTERVIEW & COACHING MAGANG JEPANG! 🌍🇯🇵
Halo #SobatSipil! 👋...
Dari Teori ke Lapangan: Belajar Langsung di Jantung Industri! 🧡👷‍♂️👷‍♀️
Melihat langsung skala...

Kaitan UMA

Lokasi Fakultas Teknik UMA

KAMPUS I :

Jalan Kolam No. 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168, 7366878, 7364348
Fax : (061) 7368012
Call Center : 0811-6013-888

KAMPUS II :

Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
Telepon : (061) 8225602, 8201994
FAX : (061) 8226331
Call Center : 0811-6013-888

Silahkan kunjungi juga website Prodi :  
  • Teknik Elektro : elektro.uma.ac.id
  • Teknik Mesin : mesin.uma.ac.id
  • Teknik Arsitektur : arsitektur.uma.ac.id
  • Teknik Industri : industri.uma.ac.id
  • Teknik Informatika : informatika.uma.ac.id
 
Copyright © 2016 - 2026 PDAI - Universitas Medan Area