Perkerasan jalan artinya campuran antara agregat serta bahan ikat yg digunakan buat melayani beban lalu lintas. Agregat yang umumnya dipakai pada perkerasan jalan ialah batu pecah, batu belah, batu kali serta yang akan terjadi samping peleburan baja. Sedangkan bahan ikat yg digunakan diantaranya semen, aspal dan tanah liat.Jenis Perkerasan Jalan Raya
Umumnya, perkerasan jalan terdiri dari beberapa jenis lapisan perkerasan yang tersusun dari bawah ke atas,menjadi berikut :
- Lapisan tanah dasar (sub grade)
- Lapisan pondasi bawah (subbase course)
- Lapisan pondasi atas (base course)
- Lapisan bagian atas / epilog (surface course)
Ada beberapa jenis / tipe perkerasan yaitu:
- Flexible pavement (perkerasan lentur).
- Rigid pavement (perkerasan kaku).
- Composite pavement (adonan rigid serta flexible pavement).
Perkerasan Lentur (Flexible Pavement)
Lapisan perkerasan jalan berfungsi buat menerima beban lalu-lintas dan menyebarkannya ke lapisan di bawahnya terus ke tanah dasarJenis Perkerasan Jalan Raya
Lapisan Tanah Dasar (Subgrade)
Lapisan tanah dasar ialah lapisan tanah yang berfungsi menjadi daerah perletakan lapis perkerasan dan mendukung konstruksi perkerasan jalan diatasnya. dari Spesifikasi, tanah dasar ialah lapisan paling atas asal timbunan badan jalan setebal 30 centimeter, yg memiliki persyaratan eksklusif sesuai manfaatnya, yaitu yg berkenaan menggunakan kepadatan serta daya dukungnya (CBR).
Lapisan tanah dasar dapat berupa tanah asli yg dipadatkan Jika tanah aslinya baik, atau tanah urugan yang didatangkan berasal daerah lain atau tanah yg distabilisasi dan lain lain.
dilihat berasal muka tanah orisinil, maka lapisan tanah dasar dibedakan atas :Jenis Perkerasan Jalan Raya
- Lapisan tanah dasar, tanah galian.
- Lapisan tanah dasar, tanah urugan.
- Lapisan tanah dasar, tanah orisinil.
Kekuatan serta keawetan konstruksi perkerasan jalan sangat tergantung asal sifat-sifat dan daya dukung tanah dasar.
umumnya masalah yang menyangkut tanah dasar adalah menjadi berikut :
- Perubahan bentuk permanen (deformasi permanen) dampak beban kemudian lintas.
- Sifat mengembang dan menyusutnya tanah dampak perubahan kadar air.Jenis Perkerasan Jalan Raya
- Daya dukung tanah yang tidak merata dampak adanya perbedaan sifat-sifat tanah pada lokasi yg berdekatan atau akibat kesalahan aplikasi contohnya kepadatan yang kurang baik.
Lapisan Pondasi Bawah (Subbase Course)
Lapis pondasi bawah artinya lapisan perkerasan yg terletak pada atas lapisan tanah dasar dan di bawah lapis pondasi atas.
Lapis pondasi bawah ini berfungsi menjadi :
- Bagian asal konstruksi perkerasan buat menyebarkan beban roda ke tanah dasar.
- Lapis peresapan, supaya air tanah tak berkumpul di pondasi.
- Lapisan buat mencegah partikel-partikel halus berasal tanah dasar naik ke lapis pondasi atas.
- Lapis pelindung lapisan tanah dasar dari beban roda-roda alat berat (akibat lemahnya daya dukung tanah dasar) pada awal-awal pelaksanaan pekerjaan.
- Lapis pelindung lapisan tanah dasar dari imbas cuaca terutama hujan.
Lapisan pondasi atas (base course)
Lapisan pondasi atas artinya lapisan perkerasan yang terletak pada antara lapis pondasi bawah dan lapis permukaan.
Lapisan pondasi atas ini berfungsi menjadi :
Bagian perkerasan yang menahan gaya lintang berasal beban roda dan menyebarkan beban ke lapisan di bawahnya.
Bantalan terhadap lapisan bagian atas.
Bahan-bahan untuk lapis pondasi atas ini wajib relatif bertenaga dan awet sehingga bisa menahan beban-beban roda.
dalam penentuan bahan lapis pondasi ini perlu dipertimbangkan beberapa hal antara lain, kecukupan bahan setempat, harga, volume pekerjaan dan jarak angkut bahan ke lapangan.
Lapisan bagian atas (Surface Course)
Lapisan permukaan ialah lapisan yang bersentuhan eksklusif menggunakan beban roda kendaraan.
Lapisan bagian atas ini berfungsi menjadi :
- Lapisan yg eksklusif menahan akibat beban roda tunggangan.
- Lapisan yang eksklusif menahan gesekan dampak rem kendaraan (lapisaus).
- Lapisan yang mencegah air hujan yg jatuh di atasnya tidak meresap ke lapisan bawahnya dan melemahkan lapisan tadi.
- Lapisan yang membuatkan beban ke lapisan bawah, sebagai akibatnya bisa dipikul sang lapisan di bawahnya.
bila dperlukan, dapat juga dipasang suatu lapis epilog / lapis aus (wearing course) pada atas lapis permukaan tadi.
Fungsi lapis aus ini artinya sebagai lapisan pelindung bagi lapis bagian atas buat mencegah masuknya air dan buat memberikankekesatan (skid resistance) bagian atas jalan. Apis aus tidak diperhitungkan ikut memikul beban kemudian lintas.
Perkerasan Kaku
Perkerasan jalan beton semen atau secara awam dianggap perkerasan kaku, terdiri atas plat (slab) beton semen menjadi lapis pondasi dan lapis pondasi bawah (bisa juga tidak terdapat) di atas tanah dasar. pada konstruksi perkerasan kaku, plat beton acapkali diklaim menjadi lapis pondasi sebab dimungkinkan masih adanya lapisan aspal beton di atasnya yg berfungsi sebagai lapis permukaan.
Perkerasan beton yg kaku serta mempunyai modulus elastisitas yang tinggi, akan mendistribusikan beban ke bidang tanah dasra yg cukup luas sehingga bagian terbesar asal kapasitas struktur perkerasan diperoleh asal plat beton sendiri. Hal ini berbeda dengan perkerasan lentur dimana kekuatan perkerasan diperoleh berasal tebal lapis pondasi bawah, lapis pondasi dan lapis permukaan.
karena yg paling penting adalah mengetahui kapasitas struktur yg menanggung beban, maka faktor yang paling diperhatikan pada perencanaan tebal perkerasan beton semen artinya kekuatan beton itu sendiri. Adanya beragam kekuatan asal tanah dasar serta atau pondasi hanya berpengaruh mungil terhadap kapasitas struktural perkerasannya.
Lapis pondasi bawah Bila digunakan pada bawah plat beton sebab beberapa pertimbangan, yaitu antara lain untuk menghindari terjadinya pumping, kendali terhadap sistem drainasi, kendali terhadap kembang-susut yg terjadi pada tanah dasar dan buat menyediakan lantai kerja (working platform) buat pekerjaan konstruksi.
Secara lebih spesifik, fungsi dari lapis pondasi bawah merupakan :
- Menyediakan lapisan yg seragam, stabil dan permanen.
- Meningkatkan harga modulus reaksi tanah dasar (modulus of sub-grade reaction = k), menjadi modulus reaksi gabungan (modulus of composite reaction).
- Mengurangi kemungkinan terjadinya retak-retak di plat beton.
- Menyediakan lantai kerja bagi alat-indera berat selama masa konstruksi.
Menghindari terjadinya pumping, yaitu munculnya butir-butiran halus tanah beserta air pada wilayah sambungan, retakan atau pada bagian pinggir perkerasan, dampak lendutan atau gerakan vertikal plat beton sebab beban kemudian lintas, sesudah adanya air bebas terakumulasi di bawah pelat.
Pemilihan penggunaan jenis perkerasan kaku dibandingkan menggunakan perkerasan lentur yg telah usang dikenal serta lebih sering dipergunakan, dilakukan sesuai keuntungan serta kerugian masing-masing jenis perkerasan tersebut.
Jenis-jenis perkerasan jalan beton semen
berdasarkan adanya sambungan dan tulangan plat beton perkerasan kaku, perkerasan beton semen dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis sebagai berikut :
- Perkerasan beton semen biasa dengan sambungan tanpa tulangan buat kendali retak.
- Perkerasan beton semen biasa menggunakan sambungan menggunakan tulangan plat buat kendali retak. buat kendali retak digunakan wire mesh diantara siar dan penggunaannya independen terhadap adanya tulangan dowel.
- Perkerasan beton bertulang menerus (tanpa sambungan). Tulangan beton terdiri asal baja tulangan dengan prosentasi besi yang relatif relatif poly (0,02 % asal luas penampang beton).
di waktu ini, jenis perkerasan beton semen yang terkenal dan poly dipergunakan pada negara-negara maju artinya jenis perkerasan beton bertulang menerus.
Perkerasan Komposit
Perkerasan komposit ialah adonan konstruksi perkerasan kaku (rigid pavement) dan lapisan perkerasan lentur (flexible pavement) pada atasnya, dimana kedua jenis perkerasan ini bekerja sama pada memilkul beban lalu lintas. buat ini maka perlu terdapat persyaratan ketebalan perkerasan aspal agar memiliki kekakuan yg cukup dan dapat mencegah retak refleksi dari perkerasan beton pada bawahnya.
Konstruksi ini umumnya mempunyai tingkat ketenangan yg lebih baik bagi pengendara dibandingkan menggunakan konstruksi perkerasan beton semen sebagai lapis permukaan tanpa aspal.
Related Article :
Pemecah Gelombang Air Atau Breakwater