GIS menghubungkan dan mengintegrasikan data spasial dari berbagai sumber, untuk penyimpanan, pengambilan, analisis dan tampilan. Makalah ini menyajikan analisis dan pemetaan data Geoteknik menggunakan alat interpolasi tetangga alami Sistem Informasi Geografis . Kampus Hassan Usman Katsina Polytechnic Nigeria sebagai wilayah studi, dan Arc GIS 10.2.1 digunakan untuk melakukan analisis. Penelitian ini menggunakan sampel tanah dari sepuluh lubang percobaan yang tersebar di wilayah penelitian dan menjalani berbagai uji laboratorium. Indeks dan sifat rekayasa sampel ditentukan. Basis data peta yang dikembangkan dalam lingkungan Sistem Informasi Geografis dan hasil uji laboratorium disimpan, dianalisis dan ditampilkan menggunakan GIS. Hasil penelitian menunjukkan peta berbagai sifat tanah. Hasil penelitian menyediakan data perkiraan untuk perancangan awal infrastruktur teknik di daerah tersebut.
Indeks dan sifat rekayasa tanah, misalnya, berat jenis, kadar air, berat jenis kering, berat jenis, permeabilitas, kompresibilitas, dan kekuatan geser adalah beberapa parameter geoteknik. Parameter tersebut dapat berubah antar tempat. Insinyur sipil perlu mengetahui tentang variasi indeks dan sifat teknik tanah sebelum melakukan desain dan Sistem Informasi Geografis konstruksi suatu struktur teknik. Pengujian tanah di lapangan atau laboratorium akan memberikan hasil yang terlalu spesifik untuk lokasi tertentu untuk digeneralisasikan pada area yang luas. Insinyur geoteknik menyelidiki perilaku tanah di bawah kondisi yang berbeda. Tugas insinyur geoteknik juga termasuk tetapi tidak terbatas pada menilai dan merancang lereng, penggalian dan pondasi [1].
Data teknik terutama yang digunakan oleh insinyur geoteknik mahal, dan sulit diperoleh dan dianalisis. Sulit untuk menentukan jenis tanah dan perubahan lapisan di setiap titik Sistem Informasi Geografis di lokasi. Insinyur bergantung pada informasi dari sampel yang representatif untuk memperkirakan sifat tanah. Dalam hal ini, metode analisis dan pemetaan sifat tanah menggunakan GIS dan GPS di wilayah studi (Hassan Usman Katsina Polytechnic Katsina State Nigeria) dicoba dalam makalah ini. Tujuan berikut mencapai tujuan dari makalah ini:
1) Memperoleh sampel tanah dari lubang percobaan yang representatif, dan menguji sifat-sifat tanah untuk setiap lokasi yang dipilih.
2) Digitalisasi dan pengembangan peta wilayah studi.
3) Mengembangkan database peta hasil uji tanah dan analisis hasil menggunakan software Arc GIS 10.2.1.
Penerapan GIS di Teknik Sipil dan Geoteknik menerima banyak minat dalam literatur saat ini. Halowell dkk. (2012) [2] menyoroti aplikasi GIS dengan meninjau studi kasus. Tiga komponen GIS yang diidentifikasi oleh penulis adalah database, antarmuka grafis dan analisis data. Sebuah metode pemetaan potensi pengembangan tanah dikembangkan menggunakan GIS oleh [3] . Penelitian ini menggunakan peta digital suatu wilayah, data dari wilayah dan Sistem Informasi Geografis untuk mengusulkan zonasi peta, mengevaluasi berbagai mekanisme yang menyebabkan pembengkakan tanah dan menunjukkan daerah dengan risiko pembengkakan tanah tinggi dan rendah. Peta-peta tersebut digunakan dalam perencanaan pembangunan dan dalam mengurangi risiko kerusakan akibat pembengkakan tanah. Biaya konstruksi proyek juga berkurang dengan mengizinkan perancang untuk menghindari tempat-tempat yang berbahaya bagi pembengkakan tanah.
Player [4] sebagaimana dikutip [5] memperkenalkan aplikasi teknologi GIS dalam identifikasi bahaya geologi. Penelitian ini merencanakan dan melacak kerja lapangan. Komunikasi ditingkatkan dengan membuat gambar dan peta. Foyer dkk. [6] estimasi resapan menggunakan GIS yang mengidentifikasi kemungkinan kombinasi jenis tanah dan vegetasi. Di Athena Yunani, [7] melaporkan penerapan GIS untuk menghasilkan peta tematik dari data geoteknik, geologi, seismologi dan geomorfologi daerah tersebut. Di Brazil, [8] menggunakan GIS untuk manajemen risiko geoteknik dan lingkungan dari pipa minyak. Thiesen [9] melakukan Pemetaan GIS data geoteknik kota Blumenaui di Brasil menggunakan model medan digital. Hasilnya memberikan informasi tentang fitur geografis dan pertumbuhan kota.
Selanjutnya, [10] mengkaji penerapan SIG pada Teknik Geoteknik. Kajian tersebut meliputi kemampuan dan penggunaan teknologi GIS di bidang Teknik Sipil. Penelitian serupa lainnya dilakukan dengan menggunakan berbagai aplikasi GIS seperti yang dilakukan oleh [11] – [21] . Namun, aplikasi GIS untuk pemetaan properti tanah untuk digunakan dalam desain awal terbatas dalam literatur. Mengingat hal tersebut, maka dilakukan upaya di sini, untuk melakukan Pemetaan Sifat Tanah menggunakan alat interpolasi tetangga alami GIS dalam studi kasus Politeknik Hassan Usman Katsina Nigeria.
